Topik : 

Bencana: Bahasa Tuhan yang Bisu

Reporter : Jailani Tong Editor: Redaksi
DelikNTT.com
images 1

DelikNTT.Com – Bencana adalah bahasa Tuhan yang bisu, yang hanya mampu didengar dan dipahami oleh mereka yang memiliki konektifitas tinggi dan mendalam. Itu artinya, hanya orang-orang dengan keimanan dan ketakwaan tinggi yang punya kesadaran.

Keindahan alam adalah bagian kecil yang Tuhan perlihatkan kepada manusia, dengan tujuan memberikan gambaran tentang keberadaan dan sifat-Nya yang begitu Indah. Sehingga manusia juga punya sifat-sifat tersebut, salah satunya merawat keindahan alam.

Jika manusia merusak alam maka secara tidak sadar, ia telah menolak akan sifat dari Tuhan-Nya.

Mengapa kemudian manusia tidak mampu menafsirkan itu semua, padahal suda jelas, Dia berulang kali menyuruh kita selaku manusia untuk berpikir dan mengkaji bahasa-bahasa yang tersurat dalam Kitab-Nya, maupun yang tersirat. Itu semua dapat terjadi karena pendengaran dan penglihatan manusia sudah tertutup dan terkunci rapat oleh-Nya, karena keangkuhan dan ketamakan hati yang telah merajai jiwa.

Maka dari itu, marilah kita mencoba merawat alam sebagai bukti bahwa kita bertauhid pada-Nya dengan sebenar-benarnya.

Bertauhid artinya kita mengEsakan-Nya. Dalam bertauhid juga, kita diajarkan untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam menjaga seluruh sifat-sifat-Nya secara totalitas dalam kehidupan kita.

Menjaga dan merawat alam semesta adalah bagian dari mengEsakan-Nya.

MengEsakan-Nya artinya kita tunduk dan patuh hanya pada perintah-Nya, buka perintah Tuhan yang lain.

Penulis: Jailani Tong, M.Pd.

  • Bagikan