Topik : 

Ramai Soal Petisi: Begini Tanggapan Prof. Zainur Wula

Kontributor : Jailani Editor: Redaksi
DelikNTT.com
Prof Zainur Wula Rektor UMKupang

Kupang, DelikNTT.Com – Beberapa hari ini media sosial diramaikan dengan berita soal petisi dari beberapa Universitas kepada Presiden Jokowi.

Petisi-petisi ini muncul lantaran presiden Jokowi dinilai tidak netral alias diduga berpihak kepada salah satu pasangan calon presiden dalam pemilu 2024.

Beberapa Universitas yang menyampaikan petisi, diantaranya Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Indonesia (UI), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan yang terbaru dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

DelikNTT mencoba untuk melakukan wawancara dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Prof. Dr. Zainur Wula, S.Pd.,M.Si, terkait dengan petisi yang disampaikan oleh beberapa kampus negeri dan juga UMY.

Saat dimintai tanggapan soal petisi tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) itu menyampaikan bahwa kritik sosial politik adalah hak setiap warga negara dan hal itu biasa untuk tumbuh kembangnya demokrasi.

“itu hak politik tiap warga negara. Kritik sosial politik hal yang biasa untuk tumbuh kembangnya demokrasi dalam setiap negara,” kata Guru Besar bidang Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Baca Juga :  Transformasi Politik: Langkah Berani Bildad Thonak sebagai Representasi Kaum Muda
  • Bagikan