Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kandidat Milenial Christian Widodo dan Serena Francis Unggul Head-to-Head Lawan Semua Kandidat Petahana

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
dr. Christian Widodo dan Serena Francis
Gambar: Pemerintah Kota Kupang Catat Sejarah Baru: Realisasi PAD 2025 Tembus 100,09 Persen

“Program-program unggulan sudah kami buat di antaranya terkait membangun SDM yg berkualitas dan berkarakter, pendidikan, kesehatan, penurunan stunting, peningkatan lapangan pekerjaan dengan memberikan pelatihan skill, penanganan sampah, hingga penyediaan ruang terbuka hijau”, paparnya.

Selain program-program pembangunan dan kebijakan pelayanan publik, dokter Chris juga menyebutkan bahwa dirinya dan wakilnya Serena siap untuk memimpin Kota Kupang dengan prinsip good and clean governance, dengan memberikan ruang partisipasi dan keterlibatan publik yang setara dan inklusif. Menurutnya, adanya ruang keterlibatan publik atau civil society dalam pengawasan setiap penyelenggaraan atau tata kelola kebijakan publik, akan menambah kualitas sistem checks and balances selain dari DPRD dan lembaga supervisi atau audit publik lainnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Sebagai calon pemimpin muda, kami siap menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang berbasis partisipasi publik yang luas, setara dan merata. Dengan adanya partisipasi dan keterlibatan publik, maka kami harapkan mekanisme kontrol dan keseimbangan atau checks and balances bisa berjalan baik untuk mewujudkan prinsip good and clean governance. Semua sudah kami rancang yang seperti itu”, ujar Christian.

Pengamat politik sekaligus pengajar Sosiologi Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) dan Universitas Nusa Cendana (Undana), Ahmad Atang , melihat bahwa dengan keunggulan Christian Widodo jika berhadapan dengan setiap kandidat petahana, maka bisa dimaknai bahwa publik Kupang menginginkan wajah baru untuk memimpin Kota Kupang.

Hal itu, sambungnya, karena publik sudah tahu plus-minus para kandidat petahana ketika mereka memimpin Kota Kupang. Oleh karenanya, rekam jejak jabatan politik dari keempat kandidat akan mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas masing-masing.

“Fenomena ini memberikan gambaran bahwa tingkat penerimaan publik terhadap walikota lebih tinggi pada kandidat yang bukan incumbent. Di sini dapat dikatakan bahwa para incumbent memiliki plus-minus di mata publik Kota Kupang, sehingga mereka lebih memberikan harapan baru bagi kandidat yang belum pernah memimpin kota. Dengan demikian, ada semacam kejenuhan publik terhadap wajah lama dan lebih memilih wajah baru”, ucap Ahmad Atang saat dikonfirmasi Selasa (16/7/2024).

Baca Juga :  Ini Alasan Di Balik Pengunduran Diri Jane Natalia Suryanto Dari PSI, Ada Demokrat dan PDI-P

Fix, empat pasang kandidat akan berkompetisi di Pilkada Kota Kupang 2024

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan