1. Tahap Kemunculan (Emerging)
Sekolah-sekolah pada tahapan awal pengembangan ICT menunjukkan pendekatan kemunculan. Sekolah tersebut baru memulai perjalanannya dalam bidang ICT dengan rangka infrastruktur komputer, baik dari donasi maupun pembelian pemegang otoritas sekolah. Pada fase awal ini, administrator dan guru baru memulai eksplorasi kemungkinan dan konsekuensi penggunaan ICT untuk manajemen sekolah dan penambahan ICT ke dalam kurikulum.
a. Penggunaan ICT
Dalam fase awal terjadi kesadaran akan ICT. Guru dan siswa menjadi sadar akan perangkat ICT, penggunaan, dan fungsi umumnya. Dalam tahap ini, biasanya terdapat penekanan dalam pengenalan ICT dan keterampilan dasarnya. Tahap menemukan dan mengenal perangkat ICT tersebut terkait dengan tahap kemunculan dalam model pengembangan ICT.
b. Penggunaan Pedagogis ICT
Dalam fase awal, guru menggunakan perangkat produktivitas sepertiprosesor word, software presentasi visual, spreadsheet, database, email, dan sebagainya untuk mendukung performa kerja harian. Pada tahap awal ini, biasanya terdapat penekanan terhadap operasi dasar software elektronik kantor. Tahap penggunaan perangkat produktivitas untuk pengajaran dan pembelajaran ini terkait dengan tahap kemunculan dalam model pengembangan ICT.
2. Tahap Aplikasi (Applying)
Sekolah-sekolah yang telah mengalami tahapan kemunculan, dengan pemahaman baru mengenai kontribusi ICT terhadap pembelajaran, akan berlanjut ke pendekatan aplikasi. Dalam fase kedua ini, administrator dan guru telah menggunakan ICT untuk tugas-tugas sehubungan manajemen sekolah dan di dalam kurikulum.
Guru umumnya mendominasi lingkungan pembelajaran. sekolah dalam fase pendekatan aplikasi mengadaptasi kurikulum dengan tujuan meningkatkan penggunaan ICT dalam berbagai area dengan peralatan dan software yang spesifik, misalnya penggambaran, desain, pemodelan, dan aplikasi peralatan spesifik.
a. Penggunaan ICT
Mengikuti tahap pertama, terjadi tahap pembelajaran cara penggunaan perangkat ICT dan memulai penggunaannya di berbagai disiplin yang berbeda. Tahap ini melibatkan penggunaan aplikasi ICT umum atau khusus, sehingga terkait dengan tahap aplikasi dalam model pengembangan ICT.
b. Penggunaan Pedagogis ICT
Mengikuti penggunaan software produktivitas pada tahap kemunculan, terjadi tahap pembelajaran bagaimana penggunaan dan pengembangan software pembelajaran berbantu komputer dan memulai pemanfaatan software tersebut dalam berbagai disiplin berbeda.
Tahap ini melibatkan teknik integrasi pembelajaran berbasis komputer dalam proses pembelajaran tradisional, dan terkait dengan tahap aplikasi dalam model pengembangan ICT. Beragam paket pembelajaran dipilih, dikembangkan, dan digunakan untuk memajukan pengajaran kelas tradisional.
3. Tahap Penanaman (Infusing)
Pada tahap ketiga, pendekatan penanaman melibatkan integrasi atau pelekatan ICT di dalam kurikulum, dan dapat dilihat di sekolah-sekolah yang telah menggunakan sejumlah teknologi berbasis komputer dalam laboratorium, ruang kelas, dan kantor administrasi. Kurikulum mulai meleburkan area mata pelajaran untuk mencerminkan aplikasinya dalam dunia nyata.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








