Topik : 

Menjadi Guru di Abad 21

Reporter : Jailani Tong Editor: Redaksi
DelikNTT.com
20220611 165335

DelikNTT.Com – Guru merupakan sosok yang salalu dikenang. Guru juga merupakan salah satu profesi yang sangat mulia. Mengapa? sebab, dari tangan guru, lahir banyak orang-orang hebat, selain itu juga, sosok guru selalu diguguh dan ditiru oleh seluruh anak didiknya.

Menurut Paulo Freire, seorang pendidik dan filsuf asal Brasil, menyatakan bahwa guru adalah seorang fasilitator yang membantu siswa dalam mengembangkan pemahaman kritis terhadap dunia mereka dan mendorong transformasi sosial. Sedangkan menurut Maria Montessori, pendiri metode pendidikan Montessori, menganggap guru sebagai seorang pengamat yang memahami kebutuhan individu setiap anak dan memberikan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Seiring berkembangnya zaman sampai dengan saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi terus menunjukan perkembangan yang begitu luar biasa pesat, sehingga, Charles Darwin mengatakan bahwa jika suatu organisme tidak mampu beradaptasi dengan suatu perubahan, maka organisme tersebut akan punah. 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad 21 ini, telah memaksa masuk dan memberikan pengaruh signifikan terhadap paradigma, termasuk dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran abad ke-21 adalah pendekatan pendidikan yang diarahkan pada persiapan siswa untuk menghadapi tuntutan dan tantangan yang berkembang pesat dalam era digital dan globalisasi. Ahli pendidikan, pendidik, dan peneliti telah mengidentifikasi sejumlah karakteristik dan prinsip utama yang merupakan ciri-ciri pembelajaran abad ke-21.

Howard Gardner, seorang psikolog kognitif, mengembangkan teori tentang “kecerdasan majemuk” yang mengakui berbagai jenis kecerdasan yang dimiliki individu. Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, pendidikan harus mencoba untuk menggali dan mengembangkan berbagai jenis kecerdasan ini.

  • Bagikan