Topik : 

Masa Depan Pendidikan Dalam Musyawarah Muhammadiyah #2

Kontributor : Jailani Tong Editor: Redaksi
DelikNTT.com
2doeloe 1978
Gambar: Beberapa pengurus Muhammadiyah

DelikNTT.Com – Tulisan ini adalah kelanjutan dari tulisan sebelumnya. Pada tulisan sebelumnya, telah diuraikan pentingnya Pendidikan dalam Islam dan peran musyawarah Muhammadiyah, sehingga pada bagian ini akan diuraikan beberapa hal, diantaranya agenda Pendidikan di Musyawarah, Inovasi Pendidikan, keterlibatan stakeholder, menggagas masa depan Pendidikan, kolaborasi dan jaringan, dan mengukur keberhasilan.

Agenda Pendidikan di Musyawarah Muhammadiyah

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang terkenal di Indonesia bahkan dunia, salah satunya dikarenakan Muhammadiyah begitu konsen dengan dunia Pendidikan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari https://dikdasmenppmuhammadiyah.org/, jumlah sekolah Muhammadiyah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah berjumlah 3.334, data ini belum termasuk data-data sekolah madrasah. Sedangkan di Kota Kupang berjumlah lima sekolah, diantaranya SD (2), SMP (1), dan, SMA (1), dan SMK (1). Dalam sejarah sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Kupang, perna menjadi sekolah yang mendapatkan kepercayaan yang sangat luar biasa di Tengah masyarakat. Berbeda dengan saat ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah, dalam pandangan masyarakat luas, sudah menjadi sekolah alternatif.

Tentu, hal di atas menjadi sesuatu yang sangat kontradiksi, karena Muhammadiyah organisasi yang terkenal dengan pendidikannya, tapi pada sisi lain, sekolah-sekolah Muhammadiyah seperti tidak mampu bertahan dengan perkembangan zaman yang terus berubah dan juga semakin menjamurnya sekolah-sekolah islam di Kota Kupang.

Berdasarkan pengalaman penulis, beberapa kali Musyawarah Muhammadiyah belakangan ini, pendidikan sepertinya tidak menjadi agenda serius yang dibahas dalam setiap musyawarah, padahal, lembaga-lembaga pendidikan tersebut yang nantinya akan menjadi mitra dalam membantu segala bentuk dakwah Muhammadiyah. Sedangkan hal yang paling
ditunggu-tunggu adalah nama-nama formatur 13 yang keluar dan bagaimana hasil rapat formatur 13 dalam menentukan siapa yang akan menahkodai Muhammadiyah lima tahun kedepannya. Ironi memang, organisasi yang sangat dikenal dengan pendidikannya, namun hampir dalam setiap musyawarah yang diributkan justru siapa yang jadi ketuanya.

Baca Juga :  Puisi: Kupu-kupu

Inovasi Pendidikan

  • Bagikan