Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tradisi Halal Bihalal, Menjalin Silaturahmi dan Mempererat Ukhuwah

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 04 25 at 17.24.25 e1745591858414

Mana contoh Nabi memberi maaf, bapak/ibu pembaca yang dimuliakan Allah swt, pergilah nabi kekampung yang namanya thoif, sampai dithoif dengan harapan orang thoif ini mau menyambut dakwah karena nabi berdakwah, sampai di thoit bukan disambut dengan tola al badru ‘alaina, Nabi bukan disambut dengan marhaban ya nurul ‘aini, tapi mereka menyambut nabi dengan melempari Nabi dengan batu, tulang, kotoran unta itu yang dilemparkan kepada nabi saw, salah satu batu yang mereka lempari mengena di pelipis nabi lalu darahnya menetes sampai ke pipi nabi, tak sanggup nabi menahan hujan batu maka nabi saw pergi bersembunyi dibalik bukit.

Dalam Keadaan itu Nabi Berdo’a Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu aku mengadukan kelemahanku, kekurangan daya upayaku di hadapan manusia. Wahai Tuhan Yang Maharahim, Engkaulah Tuhan orang-orang yang lemah dan Tuhan pelindungku. Kepada siapa hendak Engkau serahkan nasibku? Kepada orang jauhkah yang berwajah muram kepadaku atau kepada musuh yang akan menguasai diriku? Asalkan Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli sebab sungguh luas kenikmatan yang Engkau limpahkan kepadaku. Aku berlindung kepada nur wajah-Mu yang menyinari kegelapan dan karena itu yang membawa kebaikan di dunia dan akhirat dari kemurkaan-Mu dan yang akan Engkau timpakan kepadaku. Kepada Engkaulah aku adukan halku sehingga Engkau ridha kepadaku. Dan, tiada daya upaya melainkan dengan kehendak-Mu,”

Baca Juga :  Menjadi Hamba yang Bersyukur dan Taat di Penghujung Tahun Hijriyah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan