Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tradisi Halal Bihalal, Menjalin Silaturahmi dan Mempererat Ukhuwah

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 04 25 at 17.24.25 e1745591858414

3 makna halal yang Pertama menggurai benang yang kusut kedua mencairkan yang beku, dan menyambung yang putus. Itulah makna halal. Oleh sebab itu kalau sudah menghadiri halal bihalal apakah itu halal bihalal yang dibuat oleh peguyubab, organisasi, instansi, artinya selama setahun ada yang kusut dilepaskan, selama setahun terikat maka kita tak membuatnya kusut, jadi kalau sudah halal bi halal tapi yang kusut tetap kusut, yang beku tetap beku tidak mencair yang terikat juga tidak mau terlepas, maka halal bihalal tidak bermakna, Seharusnya.

  1. Ali-Imran: 133-134

“…dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Rasulullah SAW bersabda

📜HR. Muslim

“Barangsiapa yang memaafkan ketika ia mampu membalas, maka Allah akan memuliakannya di dunia dan akhirat.”

🕌 Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan:

“Memberi maaf tanpa diminta adalah bagian dari akhlak orang bertakwa.”

Kisah Inspiratif

Maka dalam hal memberi maaf ini, siapa contoh kita kata Allah dalam Alquran, lakod kana lakum fii rosulillah, uswatun hasanah sesungguhnya dalam diri muhammad itu ada suri tauladan. Nabi Muhammad sebagai suri tauladan sebagai kepala rumah tangga, Nabi Muhammad sebagai suri tauladan sebagai ulama karena mengajarkan islam, Nabi muhammad suri tauladan sebagai kepala negara, dan Nabi Muhammad sebagai suri tauladan dalam hal memberi maaf.

Baca Juga :  PTS Dhuafa Diarak ke Tiang Gantungan Sejarah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan