Topik : 

Teknologi: Solusi atau Masalah Baru Bagi Pendidikan

Kontributor : Jailani Tong Editor: Aulia
DelikNTT.com
download
Gambar: Istimewah

Oleh: Jailani Tong, M.Pd / Dosen STAI Kupang

DelikNTT.Com – Era modern ditandai dengan semakin maju dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentu semua orang sependapat bahwa kehadiran teknologi memberikan banyak sekali dampak terhadap seluruh aspek kehidupan, baik itu aspek ekonomi, budaya, agama, dan juga pendidikan.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, tentunya berada di luar jangkauan masyarakat awam saat ini. Dahulu, sebelum gadjed secanggih hari ini, kita hanya mengenal handphone Nokia dengan berbagai macam tipe.

Ketika datang hari raya, semua orang berlomba-lomba pergi ke pasar untuk membeli baju, celana, sepatu dan lain-lain, itupun harus menunggu jadwal pasar yang hanya ada seminggu sekali. Atau misalkan anak-anak SD ingin belajar masalah budaya, harus membeli poster yang di dalamnya memuat berbagai macam-macam adat budaya Indonesia atau jika ingin belajar agama, maka harus memesan gambar-gambar praktek ibadah, misalnya salat dan wudu.

Hari ini, pertunjukan semacam itu sudah jarang ditemukan atau bahkan hilang sama sekali, hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang begitu pesat dan masuk hingga ke pelosok desa kecil sekalipun.
Seiring dengan perkembangan teknologi, perilaku dan pola hidup seseorang pun ikut berubah. Hal ini tidak menjadi soal, sebab, manusia dituntut untuk agar beradaptasi dengan setiap perkembangan zaman, jika tidak, maka akan hilang ditelan zaman sebagaimana pendapat Albert Einstein.
Perkembangan teknologi tergambar jelas dari perilaku dan pola hidup masyarakat, tidak hanya di kota-kota besar, namun juga bisa dilihat pada masyarakat pedesaan yang sudah bersentuhan dengan teknologi. Hari ini bisa disaksikan bagaimana perilaku dan pola hidup dalam aspek ekonomi, masyarakat tidak perlu lagi bepergian ke pasar tradisional hanya untuk sekedar membeli keperluan anak-anak atau diri sendiri, cukup dengan memanfaatkan teknologi gadjed, seseorang bisa membeli bahkan melihat berbagai macam keperluan sesuai dengan selera dan kebutuhan lewat aplikasi-aplikasi jual beli online (shoppe, Tik-tok, Facebook, dan masih banyak lagi). Atau memesan makanan lewat aplikasi grabfood jika dalam kondisi the power of kepepet dengan waktu.

Tentu, hal ini menjadi tantangan jika tidak dapat memanfaatkan teknologi dan peluang bagi pelaku usaha karena tidak membutuhkan lapak untuk menjual dan jangkauannya sangat jauh. Jika dibandingkan dengan berjualan di pasar tradisional.

Baca Juga :  Perbedaan Itu Indah: Mengapa dipersoalkan
  • Bagikan