Topik : 

Sejarah Lai Lahi Bissi Kopan (LLBK)

Reporter : Jailani Tong Editor: Redaksi
DelikNTT.com
IMAGE 1651133497 1

Oleh: Sonny Pellokila

Kupang, DelikNTT.Com – Dalam bahasa Dawan, orang Atoni Pah Meto sering menyebut Kopan dengan istilah Nai Kopan. Nai artinya Tuan, sedangkan Kopan adalah nama orang sebagai pemimpin suku Kopa yang pernah menempati Fatu Kopa.

Dalam bahasa Helong, suku Helong sering menyebut Kopan dengan istilah Lai Kopan. Lai artinya Tuan, sedangkan Kopan adalah nama orang sebagai pemimpin komunitas suku Kopa yang menempati Tepian Muara Sungai (Tasi Lepar) atau pernah dikenal dengan nama “kampung Cina”; atau saat ini dikenal dengan kelurahan Lai Lahi Bissi Kopan (LLBK), kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Migrasi Penduduk

Sekitar abad 14 sampai abad 15, terjadi migrasi ribuan orang-orang asing dari pulau Seram secara berturut-turut menetap di Timor Timur (East Timur). Dibawah seorang pimpinan yang bernama “Läli” dan kedua putranya, Pom-Läli dan Patu-Läli, beberapa komunitas berangkat dari Seram (Säla) dan tiba di pantai timur pulau Timor (Timor-Timur atau saat ini dikenal dengan Timor Leste). Masing-masing komunitas dibawah pemimpinnya masing-masing (Bastian 1884:10).

Baca Juga :  Sejarah Singkat Nama Air Nona Kupang
Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama DelikNTT.Com Dengan Sonny Pellokila. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Sonny Pellokila.
  • Bagikan