Topik : 

Pulau Timor (Kih-Ri Timor) Dalam Teks Atau Catatan Cina Pada Era Dinasti Ming (1368-1643)

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
DelikNTT.com
dinasti ming
Gambar: Ilustrasi Dinasti Ming

Oleh: Sonny Pellokila

DelikNTT.Com – Pada awal abad ke-15, situasinya berubah secara dramatis pada era diansti Ming (1368-1643). Orang-orang Cina mulai mendominasi sebagian besar nusantara sebagai hasil dari ekspedisi Cheng Ho yang terkenal. Cheng Ho memulai ekpedisi pertama kalinya ke luar negeri pada tahun 1413. Didalam ekspedisinya, Cheng Ho didampingi oleh seorang muslim Cina, Ma Huan yang dapat menerjemahkan buku-buku asing dan tahu bahasa Arab. Ekspedisi mereka meliputi beberapa negara, dimulai dengan Champa di pantai Kamboja dan diakhiri dengan Arabia. Setelah kembali dari beberapa ekspedisinya, Ma Huan menyusun sebuah buku dengan judul : Ying-yai Sheng-lan (General Account of the shores of the Ocean). Buku ini diterbitkan pada tahun 1416 namun dalam buku itu, tidak pernah menyinggung tentang Timor.

Fei Hsin adalah seorang pria dari Hang Cou yang bekerja pada pemerintah. Fei Hsin merupakan seorang muslim Cina yang fasih bahasa Arab. Selama lebih dari 20 tahun, dia dikirim ke luar negeri bersama Cheng Ho sebanyak empat (4) kali. Karena Fei Hsin dan Cheng Ho sering melakukan perjalanan bersama dan dalam kapasitas yang sama, wajar saja jika mereka saling berbagi pengalaman dan saling berkonsultasi, dan membandingkan catatan dari tempat-tempat yang dikunjungi oleh mereka berdua. Dari apa yang Fei Hsin lihat, dia menyusun bukunya.

Buku berjudul : Hsing-ch’a Sheng-lan (General Account of Peregrinations at Sea ) yang di tulis oleh Fei Hsin, telah diterbitkan pada tahun 1436 setelah kematian Cheng Ho pada tahun 1435. Dalam buku tersebut, Fei Hsin memberi nama pulau Timor dengan nama : “Kih-ri Ti-mun”. Selanjutnya Fei Hsin memberikan suatu deskripsi singkat tentang “Kih-ri Ti-mun” sebagaimana tertulis dibawah ini:

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama DelikNTT.Com Dengan Sonny Pellokila. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Sonny Pellokila.
  • Bagikan