Keluarga, sekolah, dan kampus juga punya PR: menciptakan ruang nyata yang lebih ramah buat anak muda. Jangan semua diukur dengan nilai, ranking, atau CV. Kadang, ruang aman itu cukup berupa tempat ngobrol tanpa takut di-judge.
Petapa digital adalah anak zaman yang kebingungan. Di satu sisi, mereka hidup di dunia yang super riuh; di sisi lain, mereka butuh ruang tenang. Pertanyaannya: mau sampai kapan tinggal di gua layar 6 inci?
Ingat, hidup tidak bisa selamanya ditaklukkan dengan scrolling. Pada akhirnya, kita tetap butuh tatapan nyata, suara asli, dan interaksi manusiawi. Kalau tidak, generasi ini bakal punya ribuan followers, tapi nol kawan sejati.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





