Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Petapa Digital: Fenomena Baru Asosial di Generasi Gen Z

Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 08 27 at 14.31.38

Oleh: Dr. Sholikh Al Huda, M. Fil. I / Dosen Filsafat Agama UM Surabaya

DELIKNTT.COM – Kalau dulu orang memilih jadi petapa biasanya pergi ke gunung, bawa tikar pandan, makan singkong rebus, dan berharap dapat wangsit. Sekarang? Tidak perlu susah-susah naik Semeru. Cukup di kamar kos, sambil rebahan, bawa HP, colokan penuh, paket data unlimited, lalu cling! lahirlah petapa digital.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Fenomena ini bukan mitos, Gus. Generasi Z—yang katanya paling “melek teknologi” dan “paling terkoneksi”—malah banyak yang hidup kayak pertapa. Bedanya, kalau pertapa klasik menolak dunia demi mencari pencerahan batin, petapa digital menolak dunia karena… yah, dunia nyata memang nyebelin.

Dunia Nyata: Terlalu Ribut dan Ribet

Mari jujur saja. Dunia nyata memang kadang bikin sakit kepala. Tugas kampus menumpuk, kerja freelance dibayar telat, keluarga cerewet soal “kapan nikah”, dan tetangga suka nanya “kok masih di rumah aja?” Belum lagi harga kos naik, harga nasi padang ikut-ikutan naik, sementara harga diri malah turun.

Baca Juga :  Universitas Muhammadiyah Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas dan Bapak Asuh Dai 3T

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan