DelikNTT.Com – Sebagai pemuda yang mencintai negara ini, saya percaya bahwa kita memiliki tanggung jawab besar untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Kita harus berjuang untuk mencapai cita-cita bangsa yang mulia, yaitu mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berkepribadian.
Namun, upaya untuk membangun Indonesia yang lebih baik bukanlah tugas yang mudah. Kita harus menghadapi berbagai tantangan, seperti masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, dan ancaman terorisme. Oleh karena itu, kita harus memiliki sikap yang proaktif dan berani dalam mengatasi setiap tantangan tersebut.
Kita juga harus senantiasa memegang teguh nilai-nilai luhur bangsa, seperti gotong royong, kebersamaan, dan toleransi. Dengan mempraktikkan nilai-nilai ini, kita dapat memperkuat keberagaman, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Saya yakin, jika kita semua bekerja sama dengan tekad dan semangat yang tinggi, kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik untuk generasi mendatang. Mari bersama-sama berjuang untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang mulia.
Selain tindakan-tindakan konkret tersebut, saya juga percaya bahwa pemuda negarawan harus miliki sikap positif dan optimis dalam menghadapi masa depan. Hal ini karena sikap optimisme dapat memberikan energi dan motivasi untuk terus berjuang dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Di samping itu, sebagai pemuda negarawan, kita juga harus selalu memperhatikan dan mengikuti perkembangan yang terjadi di Indonesia. Dengan demikian, kita dapat memberikan sumbangsih yang lebih baik dalam membangun negara.
Kita juga harus berani menyuarakan pendapat dan kritik yang membangun terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah atau institusi lainnya. Hal ini dapat membantu memperbaiki dan memperkuat kebijakan-kebijakan yang ada, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.
Sikap kritis hari ini, seperti sesuatu yang hampir punah, terlebih lagi, jika diperhadapkan dengan berbagai macam kepentingan, baik kelompok maupun pribadi. Ada juga sebaliknya, memaafkan sikap kritis untuk kepentingan pragmatis, untuk bargaining kekuasaan. Hal ini, mungkin masih bisa diterima, jika tujuannya adalah untuk kepentingan banyak orang dan bukan kepentingan kelompok tertentu dan kolega atau pribadi.
Terakhir, sebagai pemuda negarawan, kita harus selalu berpikir jangka panjang dalam setiap tindakan yang kita lakukan. Kita harus memikirkan dampak dari setiap tindakan kita bagi masa depan Indonesia. Dengan memikirkan jangka panjang, kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.
Mari bersama-sama berjuang dan berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih berdaya saing di masa depan. Semoga kita semua dapat menjadi pemuda negarawan yang tangguh dan berdedikasi tinggi untuk negara kita tercinta.
Penulis: Jailani Tong, M.Pd.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.