Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Meneguhkan Persatuan dan Tanggungjawab: Refleksi Sumpah Pemuda ke-97 dalam Kinerja Ikhlas Kementerian Agama

Editor: Redaksi
Muh. Sulaiman Rifai Aprianus Mukin M. Pd. CPIM
Foto: Muh. Sulaiman Rifai Aprianus Mukin, M. Pd. CPIM

Oleh: Muh. Sulaiman Rifai Aprianus Mukin, M. Pd. CPIM

DELIKNTT.COM – Sumpah Pemuda ke 9, sebuah tonggak sejarah yang tak lekang oleh waktu, menjadi pengingat akan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat Sumpah Pemuda masih dan tetap relevan dan bahkan semakin penting untuk kita hayati dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, bukan saja sebagai Aparatur Sipil Negara bahkan sebagai bagian dari masyarakat” demikian Arahan Jamaludin Malik, S. Ag.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pendahuluan

Setiap tanggal 28 Oktober, warga Indonesia merayakan peringatan Sumpah Pemuda, sebuah peristiwa sejarah penting yang memperkuat komitmen kaum muda terhadap menguntit persatuan dan integritas nasional. Ketika momen penting ini mencapai ulang tahunnya yang ke-97, prinsip-prinsip dasar yang dirangkum dalam Sumpah Pemuda, seperti solidaritas dan akuntabilitas merupakan tonggak penting yang memerlukan refleksi dan internalisasi mendalam, terutama oleh Kementerian Agama, yang menempati posisi vital dalam struktur agama dan sosial bangsa.

Baca Juga :  Membangun Pendidikan Berbasis Cinta

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan