Akhirnya petugas tersebut meminta tiket pesawat, kebetulan sudah saya print dari rumah sejak semalam. Ini untuk berjaga-jaga kalau handphone tiba-tiba ada masalah.
Setelah dilakukan check-ini di handphone, petugas pun meminta ponaan saya untuk memilih tempat duduk. Akhirnya tempat duduk dipilih.
Selanjutnya kata petugas, biayanya Rp.60.000. saya jadi bertanya-tanya di dalam hati, kenapa harus berbayar. Karena setau saya, selama melakukan penerbangan belum perna seperti ini.
Yang ada, petugas membantu check-in lewat mesin yang sudah di sediakan di area bandara dan itu gratis.
Niat saya untuk bertanya kepada petugas itu kenapa harus berbayar pun saya hilangkan. Setelah mendengarkan penjelasan, bahwa yang check-in di sini, mendapatkan fasilitas di atas sampai ke ruang transit.
Pernyataan itu membuat saya semakin lega dan merasa terbantu karena tidak harus was-was. Ponaan yang baru pertama naik pesawat bisa diantar sampai di ruang transit. Coba bayangkan, kalau tidak ada fasilitas seperti ini, mungkin ponaan saya sudah kebingungan. Mungkin ya.
Alhamdulillah, akhirnya saya pun keluar dan duduk sebentar di luar bandara tempat pertama petugas menawarkan jasa check-in.
Akhirnya, saya duduk di sebelah petugas yang menawarkan jasa tersebut.
Saya pun mengajak bicara dengan dia.
“Sekarang harus pakek check-ini di luar seperti ini ya,” kata saya.
“Kami penyedia jasa, Kaka,” jawab dia.
Antar saudara ya, kata dia.
Saya pun menjawab, tadi antar ponaan, check-in di dalam bayar Rp.60.000.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







