Integrasi Nilai dalam Pola Asuh Keluarga

Reporter : JT Editor: Redaksi
DelikNTT.com
integrasi nilai pola asuh
Gambar: Istimewah

Oleh: Jailani Tong , M.Pd / Dosen STAI Kupang

Delikntt.Com – Islam adalah agama yang sangat sempurna, di dalamnya telah diatur segala aspek kehidupan, termasuk bagaimana mengasuh buah hati tercinta.

Dalam pandangan islam, anak merupakan amanah yang Allah titipkan kepada orang tua untuk dijaga, dirawat, dibesarkan, dan juga didik sesuai dengan tuntunan yang diajarkan di dalam Islam dengan penuh tanggung jawab, selain itu, kehadiran anak perlu untuk selalu disyukuri, sebab anak adalah salah satu anugerah Allah yang terindah. Oleh sebab itu, Hanan (2005) menegaskan bahwa salah satu cara mensyukuri anugerah tersebut yaitu dengan cara mendidik mereka dengan sebaik-baiknya melalui pola asuh yang tepat, karena tanpa pendidikan dan pola asuh yang tepat, rasanya mustahil mereka akan menjadi generasi yang berkualitas dalam aspek pengetahuan, emosional dan spiritual.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah SAW: “Ajarkanlah kebaikan kepada anak-anakmu dan keluargamu, dan didiklah mereka” (HR Abdur Razzaq dan Sa’id bin Mansur), juga tegaskan oleh Allah dalam (QS Ath-Tahrim 66:6): “Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”.
Casmini (2007) menjelaskan, pola asuh merupakan cara orang tua memberlakukan, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan, serta melindungi anak dalam mencapai kedewasaan hingga upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat pada umumnya tercapai. Sementara itu, Thalib (2010) menekankan bahwa pengasuhan bukan hanya sekedar upaya orang tua dalam menjaga keselamatan anak, memberi makan dan minum, dan memberi pertolongan saat anak membutuhkan, namun merangkum sejumlah perilaku yang berkaitan dengan kelangsungan hidup, reproduksi, perawatan dan sosialisasi.
  • Bagikan