Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Akan Gelar Tanwir dan Milad ke 112 di Kupang

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
467636089 1117337523082054 4696658378491411607 n
Gambar: Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Konferensi Pers Tanwir dan Milad 112 Muhammadiyah.

KUPANG, DELIKNTT.COM – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Konferensi Pers Tanwir dan Milad 112 Muhammadiyah, pada Senin (18/11/2024).

Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tanggal 4 sampai 6 Desember 2024 akan menyelenggarakan Tanwir di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tanwir merupakan pranata permusyawaratan tertinggi di bawah Muktamar yang diikuti oleh 350 orang mewakili Pimpinan Pusat, perwakilan Pimpinan Wilayah, dan Organisasi Otonom Muhammadiyah,” tulis Ketum Pimpinan Pusat Muhammadiyah di akun Fb pribadinya.

Tema Milad dan Tanwir tahun ini ialah “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Kemakmuran, lanjutnya, adalah kehidupan di mana semua kondisi dan kekayaan yang dimiliki negara dipergunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan seluruh rakyat.

“Kemakmuran adalah keadaan kehidupan negara yang rakyatnya mendapat kebahagiaan jasmani dan rohani karena terpenuhi kebutuhannya,” tulisnya.

Indonesia makmur, lanjut Guru Besar Ilmu Sosiologi itu, dalam khazanah bangsa sering dikaitkan dengan cita-cita mewujudkan “Gemah Ripah Loh Jinawi ”, yakni negeri yang tanahnya subur serta masyarakatnya tentram, damai, aman, adil, dan makmur. Negeri yang makmur selaras dengan idealisasi khazanah Islam, “Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur”, yakni negara dan bangsa yang kehidupannya baik dan memperoleh ampunan Tuhan (QS Saba’: 15).

Dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, organisasi yang ia pimpin akan terus bergerak meningkatkan intensitas dan kualitas gerakannya diberbagai bidang khususnya amal usaha dan ekonomi untuk memakmurkan kehidupan bangsa di seluruh komponen masyarakat dan di berbagai kawasan hingga ke daerah terdepan, terjauh, dan tertinggal.

“Muhammadiyah dalam usaha menghadirkan kemakmuran bangsa menjadikannya sebagai satu mata rantai usaha dengan membangun iman dan takwa, akhlak mulia, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan orientasi amal usaha di segala bidang kehidupan. Para penggeraknya gigih berjuang dengan spirit keikhlasan, pengabdian, kesungguhan, kesabaran, dan jiwa ihsan dalam mewujudkan kemakmuran bangsa secara tersistem melalui gerak organisasi yang berkemajuan,” tutupnya dalam tulisan itu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan