Pergerakan Pelajar Maluku Minta KPK Periksa Dugaan Transaksi Gelap di PT. Moderen MultiGuna

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
DelikNTT.com
Pergerakan Pelajar Maluku

Kupang, DelikNTT.Com – Untuk mengantisipasi kejadian yang melibatkan mantan walikota Ambon, Ris Lohenapsy. Pergerakan Pelajar Maluku (PPM) Demo minta KPK Periksa transaksi gelap PT Moderen MultiGuna.

“Kita hari ini minta KPK periksa transaksi gelap antara PT Moderen jangan sampai ada main mata seperti kasus mantan walikota” kata Ismail Difinubun Koordinator Aksi, via watshapp, pada 20/5/2024

Ia menambahkan kalau mereka minta KPK untuk menyelidiki persekongkolan untuk melangengkan kekuasaan PT Moderen MultiGuna sebagai pengelola Amplaz.

“Setelah dari KPK kita juga akan lakukan aksi di kementrian perdagan. Biar cabut saja ijin usaha itu perusahan” kata ismail.

Ia berharap untuk cabut biar jangan susahkan pedagang kecil dan menjebak pejabat Maluku untuk terlibat dalam persekongkolan jahat perusahan-perusahan nakal.

“Banyak kejadian nakal yang mungkin saja kita tidak tahu. Tapi dengan naiknya harga sewa secara ugal ugalan, dan perusahan tersebut kelola namun tidak maju-maju itu berarti ada sesuatu” tambah mail.

Ia menambahkan kalau pengelolaan aset pemkot dalam hal ini Amplaz, yang selama ini di kelola oleh PT Moderen MultiGuna di duga telah main mata dengan pemerintah kota, karna selama ini yang di tangani oleh PT Moderen MultiGuna, tidak pernah di evalusai dan di ganti oleh pemkit.

“Apa yang PT Moderen buat di Amplaz, malah amplaz tidak seperti dulu yang rameh, malah kalah saing dengan yang lain. Suda seperti itu baru pedagang di sana malah di naikan uang sewanya tanpa pertimbangkan aspek lain” tambah Mail

Ia menambahna kalau PPM akan melakukan aksi besar besaran untuk mencabut ijin usaha PT Moderen MultiGuna terutama dari Amplaz, dan di

“Anak-anak rencana senin akan demo di beberapa titik, meminta hinga PT Moderen MultiGuna angkat kaki dari Amplaz, karna suda terlalu lama di Amplaz malah kesini memeras pedagang kecil dengan cara naikan harga sewa. Ini suda tidak bisa di biarkan ini kejahatan perdagangan, ini kapitalisme jahat, pedagang kecil di tekan sementara yang bersar bersekongkol dengan penguasa” tambah mail

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama DelikNTT.Com Dengan Rimbo Bugis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rimbo Bugis.
  • Bagikan