Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dianggap Kantor TETO Jakarta Persulit Visa Pelajar Penerima Beasiswa Program INTENSE, Ini Lima Tuntutan MPK 

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2024 10 31 at 09.52.26

“Diantara kejadian yang mendasari dugaan tersebut ialah sebelumnya pada beasiswa program lainnya dari Negara Taiwan terdapat 25 orang yang terbukti lulus beasiswa namun TETO hanya menerbitkan 7 orang Visa Pelajar 19 orang lainnya hanya bisa meratapi Nasibnya di Jakarta sebagai orang yang rugi waktu dan biaya, pada program beasiswa lainnya terdapat 100 orang lulus beasiswa ke Taiwan namun lagi-lagi TETO Jakarta hanya menerbitkan Visa untuk 5 orang saja,” ungkpanya.

Oleh sebab itu kami menuntut, lanjutnya, Kantor TETO_Jakarta dan memohon atensi dari Indonesia dengan tuntutan sebagai berikut:

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pertama kami meminta Trasparansi Kepala kantor TAIPEI Economic & Trade Office In Indoneisa (TETO) Bapak JOHN C. CHEN (陳忠正) terkait pengurusan Visa pelajar. Kedua kami mendesak Kepala kantor TAIPEI Economic & Trade Office In Indoneisa (TETO) Bapak JOHN C. CHEN (陳忠正) sebab perlakuan tidak adil terhadap 5 penerima Beasiswa Program INTENSE agar segerah menerbitkan Visa Pelajar -Nya. Ketiga kami meminta Kepala kantor TAIPEI Economic & Trade Office In Indoneisa (TETO) Bapak JOHN C. CHEN (陳忠正) untuk mengevaluasi kantor TETO Surabaya atas permintaan -Nya menaikkan level Sertifikat Bahasa terhadap 5 orang penerimah Beasiswa Program INTENSE yang di duga menyimpang maksud menyulidkan dengan memberikan persyaratan yang bukan menjadi wewenangnya. Keempat kami mendesak kementerian Pendidikan mengutuk perbuatan kantor TAIPEI Economic & Trade Office In Indoneisa (TETO) terhadap 5 orang Mahasiswa terbaik Nusa Tenggara Timur yang terancam tidak bisa mengikuti Beasiswa Program INTENSE di Taiwan. Kelima kami mendesak Kementerian Pendidikan membentuk Tim Pendamping untuk 5 orang Mahasiswa terbaik Nusa Tenggara Timur asal kampus POLITEKNIK NEGERI KUPANG penerima Beasiswa Program INTENSE sampai ke kampus tujuan di Negara Taiwan. Dan terakhir jika dalam 3 x 24 jam TETO tak mengindahkan Tuntutan kami maka kami akan melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi dengan jumlah yang lebih banyak untuk kami pusatkan terhadap pemerintah dalam Negeri Indonesia.

Baca Juga :  Ombudsman RI Soroti Potensi Maladministrasi dalam Pending Claim BPJS Kesehatan

Tutup Bung Gudsi dalam orasinya selaku Jendral Lapangan, tentunya kami sangat berharap kepala kantor TAIPEI Economic & Trade Office In Indoneisa (TETO) Bapak JOHN C. CHEN (陳忠正)mengindahkan tuntutan kami.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan