Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Kupang Luncurkan Dana Darurat Kesehatan, PMT Stunting, dan Sistem SIRANAP

Reporter : Jai Editor: Redaksi
Christian Widodo
Foto: Peluncuran Dana Darurat dan PMT Stunting oleh Wali Kota Kupang di Puskesmas Sikumana

Program PMT menyasar balita dan ibu hamil dengan masalah gizi, sebagai langkah penurunan angka stunting. Berdasarkan data SiGizi Kesega 2024–2025, angka stunting Kota Kupang berhasil diturunkan dari 18,8% menjadi 16,3%, namun masih menghadapi tantangan berupa wasting, BGM, dan weight faltering.

Khusus di wilayah Puskesmas Sikumana, stunting masih tercatat sebesar 20,3%, dengan prevalensi gizi kurang dan buruk yang signifikan. Oleh karena itu, intervensi PMT dan edukasi gizi terus diperkuat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sistem SIRANAP, program ketiga, dihadirkan untuk mempermudah akses informasi ketersediaan tempat tidur rumah sakit secara real-time, guna menghindari keterlambatan penanganan pasien darurat.

Wali Kota juga mengingatkan para tenaga kesehatan untuk bekerja profesional dan melayani dengan hati, terlebih para PPPK Tahap I yang baru saja menerima SK.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes, menyampaikan bahwa ketiga program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan kesehatan yang merata dan inklusif. Ia juga menyoroti peran Puskesmas Sikumana sebagai Puskesmas Ramah Perempuan dan Anak, yang kini melayani 200–300 pasien per hari.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Siap Tertibkan Usaha Air Minum yang Diduga Sebabkan Kerusakan Jalan di Oesapa Barat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan