Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Kupang Luncurkan Program CERAH Bersama PLAN Indonesia untuk Perbaikan Tata Kelola Air

Reporter : Jai Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 12 04 at 17.53.40
Foto: Peluncuran Program CERAH oleh Wali Kota Kupang dan PLAN Indonesia

KUPANG, DELIKNTT.COM – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi meluncurkan Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) bekerja sama dengan PLAN Indonesia. Acara berlangsung di Hotel Harper Kupang, Kamis (4/12), dan dihadiri berbagai unsur penting mulai dari OPD, tokoh adat Helong, tokoh agama, akademisi, kaum muda, perempuan hingga komunitas disabilitas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menegaskan bahwa peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan ekologis besar untuk membenahi tata kelola air, konservasi lahan, hingga edukasi perilaku ramah lingkungan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ini bukan sekadar launching project, tetapi gerakan awal menuju perbaikan tata kelola air dan perubahan perilaku ekologis,” tegasnya.

Apresiasi kepada PLAN Indonesia

Wali Kota menyampaikan apresiasi atas komitmen PLAN Indonesia dalam penyusunan kajian teknis pengelolaan air. Menurutnya, isu lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.

“Kolaborasi ini penting. Lingkungan dan air adalah kerja jangka panjang yang harus dikerjakan bersama,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, tahap awal program akan dimulai dengan penanaman 200–300 pohon untuk pemulihan ekosistem. Pemerintah Kota Kupang juga mendorong pengembangan Kampung Cendana di Fatukoa menjadi pusat konservasi sekaligus destinasi ekowisata bernilai ekonomi.

Kupang Diakui di Kancah Internasional

Dalam kesempatan itu, Wali Kota membagikan pengalamannya saat berbicara di panggung utama World Mayor Conference di Shanghai. Kota Kupang menjadi satu dari empat kota perwakilan Indonesia. Ia menekankan bahwa keunggulan Kupang bukan pada teknologi, melainkan kekuatan local wisdom , gotong royong, dan solidaritas masyarakat.

Baca Juga :  OJK RI Buka Lowongan Kerja Hingga 6 Maret 2024, Ini Persyaratan Lengkapnya

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan