Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas sinergi BI dan TNI AL. Ia juga menyerahkan rompi secara simbolis kepada tim ekspedisi serta turut melepas tali tambat KRI Diponegoro 365 sebagai simbol dimulainya misi kemanusiaan dan kebangsaan ini.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara hingga pelosok Nusantara. Kedaulatan rupiah adalah kedaulatan bangsa,” ujar dr. Christian Widodo.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah BI, Hary Widodo, menegaskan pentingnya peran ekspedisi ini dalam membangun kedaulatan ekonomi bangsa.
“Uang rupiah bukan hanya alat tukar, tetapi simbol kedaulatan negara,” tegas Hary.
Sementara itu, Laksamana Pertama Irwan Siagian menjelaskan bahwa TNI AL mendukung penuh distribusi uang rupiah sebagai bagian dari upaya mempertahankan stabilitas ekonomi nasional, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Program ERB merupakan program nasional yang sudah berlangsung di berbagai daerah, termasuk Aceh dan Riau pada 2025. Di Aceh, ERB dilaksanakan menggunakan KRI Imam Bonjol 383 membawa uang Rp5 miliar untuk lima pulau, sementara di Riau berlangsung pada awal Mei 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








