DELIKNTT.COM – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dan Catholic Relief Services (CRS). Fokus utama kolaborasi ini adalah pengurangan risiko bencana, adaptasi perubahan iklim, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan saat menerima audiensi dari tim CRS di ruang kerjanya pada Senin (15/7). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyambut baik keberlanjutan CAPACities Project, sebuah program CRS yang telah berlangsung sejak 2023 dan direncanakan hingga 2028.
“Kami siap mendukung semua program CRS yang sejalan dengan visi kota dalam menghadapi perubahan iklim dan penguatan pengelolaan lingkungan. Kolaborasi ini penting demi ketangguhan masyarakat menghadapi krisis iklim,” ungkap Wali Kota.
Ireen Nailopo, Project Officer CRS, memaparkan bahwa salah satu inisiatif penting adalah pembentukan forum PRBMAPI (Pengurangan Risiko Bencana, Mitigasi, dan Adaptasi Perubahan Iklim) di Kelurahan Alak. Forum ini telah aktif dalam edukasi iklim dan pengelolaan sampah, bahkan berhasil mengurangi lebih dari 1.500 kg sampah dalam beberapa bulan.
“Kami berharap model ini dapat direplikasi di kelurahan lain sebagai bagian dari perencanaan adaptif berbasis komunitas,” jelas Ireen.
CRS juga merencanakan pelaksanaan Rencana Kerja Tahunan (RKT) bersama lintas perangkat daerah pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang. Wali Kota Kupang menyatakan kesiapannya untuk hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








