Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tasyakuran Kemerdekaan RI ke 80, PC GP ANSOR Matim Gelar Tausyiah dan Do’a Kebangsaan 

Reporter : Jailan Ahmad Editor: Redaksi
IMG 20250824 WA0009

DELIKNTT.COM – Dalam rangka syukuran kemerdekaan, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Manggarai Timur NTT, sukses menggelar Tasyakuran HUT RI Ke 80 Tahun, Tausyiah dan Do’a Kebangsaan. Minggu, 24/8/2025.

Tasyakuran berlangsung di Aula MTs N Matim dimulai pukul 16:00 sampai 17:40 yang dihadiri oleh Drs H. Mustamin Kepala Kepala MAN Matim, Kepala MUI Kabupaten Manggarai Timur, Kepala MUI Kcamatan Sambi Rampas, Kepala MTs N Matim, Ketua PDPM Matim dan IKA Matim NTB.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Tujuan kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting, utamanya menjaga ingatan kolektif atas jasa para ulama dan pejuang bangsa, kita tidak boleh lupa sejarah, para ulama, para pendiri bangsa telah rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, pungkas Edy Gunawan Ketua PC GP ANSOR Matim.

“Kegiatan tasyakuran ini sangat penting, tujuannya agar ingatan kolektif kita selalu mengingat jasa para ulama dan pendiri bangsa ini,” jelas Edy Gunawan.

Lanjut Edy, Tasyakuran adalah bentuk hormat dan rasa syukur kita dengan memperkuat semangat kebangsaan, mempererat solidaritas antar sesama sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan perjuangan.

“Ansor lahir sebagai gerakan perjuangan merekam seluruh perjuangan masyarakat,” tutur Edy.

H. Mustamin sebagai tokoh pendidikan yang membuka acara kegiatan, organisasi Ansor ini merupakan organisasi yang memang diakui dan dia ini bagian sinergi dari perjuangan pemerintah meraih kemerdekaan.

“Ansor adalah organisasi yang diakui dan bagian organisasi yang selalu bersinergi dengan pemerintah,” tuturnya.

Titipan dan harapan bersama kita, kata dia, bagaimana keberadaan sinergi kerja Ansor kecamatan hingga Ansor kabupaten bersinergi dengan pemerintah, karena jati dirinya Ansor itu selalu bergandengan dengan pemerintah.

Baca Juga :  Kota Kupang Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia Versi IKT 2024

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan