KUPANG, DELIKNTT.COM – Pertemuan Nurkaltim Laovo, SH., M.H dengan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di Sekretariat PWPM NTT, Senin 5 Januari 2026, memunculkan tafsir politik yang beragam. Di tengah stagnasi pembangunan dan krisis kepemimpinan muda di NTT, silaturahmi ini dinilai sebagai sinyal awal konsolidasi kekuatan kader Muhammadiyah untuk mengambil peran yang lebih strategis.
Nurkaltim Laovo bukan sosok sembarangan dalam tubuh Muhammadiyah. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Alor dan juga Mantan Wakil Ketua PWPM NTT. Rekam jejak tersebut menjadikan kehadirannya memiliki bobot simbolik sekaligus politis, terutama dalam konteks regenerasi kepemimpinan dan arah perjuangan pemuda Islam di daerah.
Ketua PWPM NTT saat ini, Amir Imran Patiraja, menyambut pertemuan tersebut sebagai bagian dari silaturahmi sesama kader Muhammadiyah. Namun, diskusi yang berkembang melampaui sekadar nostalgia organisasi. Pembahasan menyentuh isu-isu krusial seperti tanggung jawab moral kader, kegagalan kebijakan publik, serta urgensi keterlibatan pemuda Muhammadiyah dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan di NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








