“Ujian ini sebagai salah satu cara agar kita lebih dekat dengan Allah. Mungkin sebelum-sebelumnya kita solat lima waktunya sering terlambat,” ucapnya.
Ujian, lanjut Ketua IWSS Kota Kupang itu, sejatinya dimaksudkan untuk menaikkan level kita menjadi manusia yang lebih baik lagi. Ia juga menyampaikan bahwa peristiwa kebakan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab bersama, termasuk IWSS NTT dan Kota Kupang.

Ketua IWSS NTT, Dr. Ir. H. Andi Kumalawati, MT., dalam sambutannya menyampaikan rasa prihatin dan dukungan kepada para korban.
“Ujian kebakaran adalah ujian iman. Jika bersabar, Allah akan mengganti dengan yang lebih baik,” ujar Andi Kumalawati di posko lokasi kebakaran.
IWSS hadir dengan membawa bantuan berupa 35 karung beras 5 kg dari BAZNAS, serta tambahan 21 karung beras dari Ibu Hj. Fitri. Selain itu, IWSS juga menggalang dana dan memberikan bantuan untuk biaya sewa tempat tinggal sementara selama satu bulan, karena kos-kosan yang ditempati para korban telah berakhir masa sewanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








