Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Kupang, Pah B. S. Messakh, S.STP., M.Si., menekankan bahwa kegiatan ini adalah strategi jemput bola dalam mendekatkan layanan pembayaran pajak ke masyarakat.
“Kami hadir di tengah warga, bukan menunggu. Ini implementasi filosofi pelayanan dari pemimpin kami,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan, seluruh transaksi pembayaran pajak akan diarahkan pada sistem non-tunai guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan mengurangi potensi kehilangan PAD.
“Digitalisasi adalah solusi strategis menuju tata kelola pajak modern,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang juga menyerahkan dana operasional kepada Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) serta memberikan penghargaan kepada para wajib pajak teladan.
Acara ditutup dengan peninjauan langsung ke loket pembayaran pajak yang tersedia di area kegiatan, sebagai simbol komitmen pemerintah dalam mempermudah pelayanan publik.
Dengan kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak, guna memperkuat penerimaan PAD dan memperluas jangkauan pelayanan publik yang merata dan berkualitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








