Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

MI Rumah Pemimpin Qur’an Hidayatullah Gelar Leadership Trip Pertama ke Ende: Latih Jiwa Kepemimpinan Siswa Sejak Dini

Reporter : Jailani Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 20 at 07.12.09
Foto: Kepala MI Rumah Pemimpin Qur'an Hidayatullah Kupang, uztad Syaiful Bahri, M.H bersama beberapa guru pendamping dan siswa kelas VI menuju ke Ende dalam kegiatan "leadership trip".

DELIKNTT.COM – Dalam rangka mencetak generasi pemimpin masa depan, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pemimpin Rumah Qur’an Hidayatullah Kupang menggelar kegiatan Leadership Trip perdana ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian siswa serta menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan melalui pendekatan historis dan nasionalisme.

Sebanyak 14 siswa kelas VI didampingi oleh lima guru pembimbing berangkat dari Kupang pada 20 Mei 2025 dan akan kembali pada 26 Mei 2025. Para pendamping yang turut serta dalam kegiatan ini adalah Kepala MI Pemimpin Rumah Qur’an Hidayatullah, Ustadz Syaiful Bahri, M.H., Ustadz Zulkifli, Ustadzah Umi Khoiriah, Ustadzah Ririn, dan Ustadz Yusril Yusuf Ismail.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan anak-anak sejak dini, sejalan dengan visi dan misi sekolah sebagai lembaga pendidikan berbasis kepemimpinan Qur’ani,” jelas Ustadz Syaiful Bahri.

Selama berada di Ende, para siswa mengunjungi sejumlah situs bersejarah yang memiliki nilai kepemimpinan tinggi, di antaranya Rumah Pengasingan Bung Karno, Taman Pancasila, dan Taman Renungan Bung Karno. Dengan melihat langsung tempat-tempat bersejarah tersebut, siswa diharapkan dapat memahami makna perjuangan dan nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan oleh para tokoh bangsa.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tapi juga merasakan langsung jejak sejarah bangsa. Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan yang dapat memotivasi mereka untuk menjadi pemimpin di masa depan,” tambahnya.

Uniknya, selama kegiatan di Ende, seluruh peserta menginap di rumah warga setempat. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa empati sosial, toleransi, dan nilai-nilai kemandirian.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Perkuat Ekosistem Inovasi Lewat GELANGNONA 2025, Anggaran dan Kategori Lomba Akan Ditambah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan