Topik : 

Mahasiswa Baru STAI Kupang Belajar Investasi Dengan Bursa Efek Indonesia

Kontributor : JT Editor: Redaksi
DelikNTT.com
pak Danang
Gambar ; Pak Danang (Eksekutif Training) dari BI, saat memberikan materi

Kupang, DelikNTT.Com – Hari ini, Kamis 24 Agustus, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang melaksanakan kegiatan SALAM KAMPUS.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula kampus STAI Kupang dan dibuka langsung oleh Pj. Ketua STAI Kupang, bapak Baktiar Leu, M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I, bapak Arafik Syaif, M.Pd.I., Wakil Ketua II, bapak Ma’ruf Ishak Ola, M.Pd., Wakil Ketua III, bapak Muhammad Amiruddin Salem, M.Pd., dan beberapa dosen lainnya.

Kegiatan SALAM KAMPUS kali ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Di tahun ini, mahasiswa baru STAI Kupang belajar investasi secara langsung dengan pak Danang Purbo Raharjo (Eksekutif Training) dan pak  Imadudin Abdul Rochim (Branch REP Phintraco Sekuritas) yang merupakan perwakilan Bursa Efek Indonesia Nusa Tenggara Timur.

Di sela-sela mengisi materi berkaitan dengan cara berinvestasi dengan baik, diselip dengan candaan dan diikuti tawa oleh mahasiswa. Terlihat beberapa kali, mahasiswa mendapatakan reward berupa souvenir dari pihak Bursa Efek Indonesia karena menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan benar.

Disampaikan oleh pak Danang, jumlah investor di seluruh Indonesia berjumlah 11 juta orang, sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, secara keseluruhan berjumlah 69 ribu orang dan mayoritas para investor di Pasar Modal adalah anak muda.

Ia juga menganjurkan kepada anak muda agar mulai dari sekarang untuk berinvestasi di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, ia memberikan tips agar tidak tertipu dengan investasi bodong yang bergentayangan di luar sana.

Beberapa ciri investasi bodong, diantaranya, (1) jumlah keuntungan tak masuk akal, (2) keuntungan didapatkan dalam waktu singkat, (3) klaim tak ada risiko, (4) dan tidak memiliki izin yang jelas.

Pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang berupa pembukaan Galeri Bursa Efek Syariah dan ini adalah satu-satunya Galeri Bursa Efek Syariah yang pertama di Nusa Tenggara Timur, khusunya Kota Kupang. (Jailani Tong).
Baca Juga :  Indonesia Belum Merdeka
  • Bagikan