DELIKNTT.COM – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama, menyusul peristiwa pengrusakan sebuah gereja di Padang, Sumatera Barat.
Dalam pernyataannya, Ketua FKUB NTT menegaskan bahwa tindakan intoleransi dan pengrusakan rumah ibadah merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
“Tindakan intoleran tidak hanya merusak rumah ibadah, tetapi juga melukai rasa persaudaraan sesama anak bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat NTT agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial maupun jalur lainnya yang berpotensi memecah belah kerukunan. Selama ini, NTT dikenal sebagai provinsi yang menjunjung tinggi toleransi serta hidup damai dalam keberagaman.
“Kami menghimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh provokasi, dan terus mengedepankan semangat persaudaraan. Perbedaan agama dan keyakinan bukan alasan untuk bermusuhan, justru menjadi kekuatan untuk memperkokoh kebinekaan,” tegas Ketua FKUB NTT.
Selain itu, ia juga meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti kasus pengrusakan rumah ibadah tersebut secara adil, bijaksana, dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas namun tetap menjunjung rasa keadilan akan menumbuhkan rasa aman serta kepercayaan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








