Dalam kesempatan tersebut, Kajati Zet Tadung Allo menyoroti dampak serius yang ditimbulkan kejadian plafon roboh terhadap keselamatan siswa dan guru. Ia menegaskan bahwa keselamatan di lingkungan belajar harus menjadi prioritas utama.
“Keselamatan siswa dan guru adalah prioritas. Kondisi seperti ini tidak dapat dibiarkan, dan kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Kajati.
Lebih lanjut, Kajati menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi guru yang tetap mengajar meski di tengah keterbatasan fasilitas. Situasi ini menjadi dorongan bagi Kejati NTT untuk mendukung terciptanya pendidikan yang aman dan berkualitas di wilayah NTT.
Kajati Zet Tadung Allo mengajak Balai PPW NTT untuk segera melakukan evaluasi dan langkah perbaikan infrastruktur. Menurutnya, kolaborasi antarinstansi menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh.
“Kami berharap Balai PPW NTT dapat segera melakukan evaluasi teknis menyeluruh dan merealisasikan perbaikan infrastruktur. Kolaborasi yang kuat sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan siswa dan keberlangsungan proses belajar mengajar,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








