Sementara itu, Syamsul Thaib, selaku Fasilitator Pandu Budaya Lembata dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada MTsN 3 Lembata yang telah memberikan ruang dan melibatkan dalam kegiatan sekolah.
“Ucapan terimaksih kepada pihak Madrasah yang sudah memberi ruang bagi Pandu Budaya bersama mahasiswa magang bersertifikat Kemendikbud MBKP untuk terlibat dalam program kegiatan Madrasah,” ucapnya
Kegiatan yang dilakukan oleh MTsN 3 Lembata ini, lanjut alumni FAI UM Kupang itu patut dicontohi oleh lembaga pendidikan lainya. Dimana, kata dia, peran dan tanggung jawab dalam mengarusutamakan kebudayaan melalui isu kedaulatan pangan menjadi tangung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat dan komunitas.
“Pendidikan merupakan sarana yang strategis dalam mengembalikan kedaulatan pangan di tengah masyarakat, dengan melibatkan generasi muda (peserta didik) sebagai pelaku utamanya. Tutup Syam.
Kegiatan nonton film juga diisi dengan narasi film yang diceritakan kembali oleh siswa sekaligus menemukan kandungan pesan dari nilai perjuangan kaum muda di dalam film tersebut. Selain itu, peserta didik juga diarahkan untuk menuliskan kembali secara singkat film yang di tonton bersama fasilitator.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








