Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dosen IUQI “Membius” 1500 Santri Ummul Quro dengan Edukasi Keremajaan

Reporter : Jai Editor: Redaksi
IMG 20250717 WA0012

DELIKNTT.COM – Sebanyak 1.500 santri Pesantren Ummul Quro Bogor tampak terpukau saat mengikuti seminar edukasi keremajaan yang digelar di Hall Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor, Rabu (17/7). Seminar ini menghadirkan sosok inspiratif, Nuraini, M.Pd., dosen sekaligus Ketua Program Studi Bimbingan Konseling IUQI, yang menyampaikan materi bertajuk “Kenali Bakat dan Minat Kita Yuk”.

Acara yang berlangsung sejak pagi ini menjadi magnet tersendiri bagi para santri. Nuraini, alumni Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, menyuguhkan pendekatan yang segar dan komunikatif seputar teori kecerdasan majemuk ala Howard Gardner.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Setiap remaja memiliki potensi dan kecerdasan unik yang bisa dilatih menjadi prestasi gemilang,” tuturnya penuh semangat.

Dalam paparannya, Alumni S1 Universitas Muhammadiyah Pringsewu itu menekankan pentingnya mengenali potensi diri sejak usia muda. Ia mengajak para peserta untuk mengeksplorasi delapan kecerdasan majemuk seperti linguistik, musikal, spasial, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, naturalis, dan logis-matematis.

“Sudahkah kalian tahu bakat dan minat kalian sendiri?” tanyanya menggugah.

Pertanyaan itu langsung disambut gelak tawa dan antusiasme para santri. “Belum, Bu!” jawab serempak para peserta yang memadati hall kampus IUQI. Interaksi yang hidup ini membuat suasana seminar semakin menyenangkan dan membangkitkan semangat belajar para santri. Dengan gaya aktif, ia berusaha mengisi sudut pandang siswa sehingga sesekali bergerak ke sana kemari.

“Ya agar audiens semakin antusias, kan harus komunikatif,” ujarnya.

Dengan penuh penghayatan, Nuraini menyampaikan bahwa mengenali bakat bukan sekadar wacana, melainkan bekal penting untuk meniti masa depan. Ia mencontohkan tokoh-tokoh sukses seperti Najwa Shihab, Albert Einstein, hingga Dian Pelangi sebagai representasi dari kecerdasan berbeda yang bisa diasah sejak dini.

Baca Juga :  Kembangkan Minat dan Bakat Mahasiswa: Prodi Ekonomi Syariah STAI Kupang Gelar Pelatihan Desain Grafis

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan