Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Perikanan Kota Kupang dan UNKRIS Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam 100 Mangrove di Oesapa

Reporter : Jai Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2025 12 03 at 04.47.16 e1764709329751
Foto: Penanaman Mangrove di Pantai Oesapa oleh Dinas Perikanan Kota Kupang dan UNKRIS

KUPANG, DRLIKNTT.COM  — Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali dilakukan Dinas Perikanan Kota Kupang bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana (UNKRIS) Kupang. Kedua pihak menggelar aksi bersih pantai serta penanaman 100 anakan mangrove di Pantai Nelayan Oesapa, Kelurahan Oesapa, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Ejbends Doeka, bersama jajaran staf, aparat kelurahan, serta akademisi dan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UKAW Kupang. Pantai Oesapa selama ini dikenal minim tutupan mangrove, sehingga rentan terhadap abrasi dan kerusakan ekosistem.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Ejbends Doeka, menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan kampus dalam menjaga wilayah pesisir.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya simbolis, tetapi langkah nyata untuk menahan abrasi, menyaring polusi, dan memulihkan ekosistem pesisir kita,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain memiliki manfaat ekologis, mangrove juga dinilai dapat membuka peluang wisata baru serta menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan tumbuhnya mangrove, ke depan kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi dan membantu peningkatan pendapatan nelayan,” tambah Ejbends.

Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari Rencana Aksi Peserta Akademi Pengentasan Kemiskinan Kota Kupang, sebagai bentuk implementasi pembelajaran yang terintegrasi dengan upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Mahasiswa berperan aktif membersihkan sampah serta melakukan penanaman bibit bakau di sejumlah titik yang dianggap kritis.

Baca Juga :  PD Aisyiyah Kabupaten Alor Gelar Baitul Arqam Perdana: PW Aisyiyah NTT Beri Apresiasi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan