Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

2 Dosen Resmi Sandang Gelar Doktor, STKIP Muhammadiyah Kalabahi Gelar Syukuran

Reporter : Mukmin Amsidi Editor: Redaksi
IMG 20260111 WA0006

KALABAHI, DELIKNTT.COM – Komitmen penguatan sumber daya manusia kembali ditegaskan STKIP Muhammadiyah Kalabahi melalui acara syukuran dan ramah tamah atas capaian akademik dua dosen tetap yang berhasil meraih gelar doktor. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Jumat (10/01/26), dan dihadiri pimpinan persyarikatan, sivitas akademika, tokoh Muhammadiyah, serta keluarga besar kampus.

Dua dosen yang meraih gelar doktor yakni Dr. Abdullah Rahman Saleh, S.S., M.Pd, lulusan Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta, serta Dr. Rahmad Nasir, M.Pd, lulusan Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Pencapaian ini menjadi catatan penting dalam penguatan kualitas akademik STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
WhatsApp Image 2025 05 31 at 18.15.04
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam sambutannya, Dr. Rahmad Nasir mengungkapkan bahwa studi doktoral merupakan perjalanan panjang yang sarat pengorbanan.

“Studi doktor membutuhkan energi luar biasa, waktu, tenaga, pikiran, serta pembiayaan yang tidak kecil. Alhamdulillah, janji Allah selalu pasti,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya investasi sumber daya manusia sebagai kunci kemajuan bangsa. Mengutip sejarah Jepang pascabom atom Hiroshima dan Nagasaki, ia menyebut Kaisar Hirohito lebih dulu menanyakan jumlah guru yang tersisa sebagai fondasi kebangkitan.

“Pendidikan menjadi jalan utama membangun peradaban. Kami berharap ke depan STKIP Muhammadiyah Kalabahi mampu mengirim SDM terbaik ke berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Mesir, hingga Malaysia melalui jalur beasiswa,” tambahnya.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada keluarga, pimpinan kampus, persyarikatan, serta berbagai pihak yang mendukung selama masa studi.

“Tanpa tanda tangan dan dukungan pimpinan, proses studi terasa sangat berat. Terima kasih kepada seluruh pihak, semoga menjadi amal jariah,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Abdullah Rahman Saleh menyampaikan bahwa syukuran tersebut merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

“Perjalanan kami penuh cerita. Saat tiba di Universitas Muhammadiyah Jakarta, nama para tokoh Muhammadiyah Alor disebut sebagai sosok yang mengantarkan STKIP Muhammadiyah Kalabahi dikenal,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih gelar doktor tidak lepas dari doa dan dukungan banyak pihak.

“Bukan hanya kami yang berjuang, melainkan doa-doa tulus dari banyak pihak. Gelar doktor tidak sulit, jalan ceritanya yang penuh tantangan,” katanya.

Dr. Abdullah juga menyatakan kesiapan mengabdikan diri sepenuhnya bagi Muhammadiyah dan STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

“Kami siap mengabdikan diri seratus persen untuk membangun generasi Alor menjadi guru, politisi, pengusaha, dan SDM unggul lainnya,” lanjutnya.

Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya doktor di lingkungan kampus.

“Kami siap menerima kembali bapak berdua untuk mengabdikan diri sepenuhnya. Kehadiran doktor sangat dibutuhkan dalam penguatan Catur Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran dua doktor akan memperkuat pengembangan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Manajemen.

“Kami ingin melanjutkan pengembangan kampus. Kehadiran doktor menjadi bagian penting dalam visi jangka panjang,” jelasnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Alor, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd, turut mengapresiasi perjuangan kedua dosen tersebut.

“Ada orang yang bersedia meninggalkan keluarga demi studi panjang. Perjuangan itu luar biasa dan patut dihargai,” katanya.

Berdasarkan data internal, STKIP Muhammadiyah Kalabahi saat ini memiliki lebih dari 630 mahasiswa aktif dengan 31 dosen tetap, termasuk dua doktor yang baru diwisuda. Peningkatan kualifikasi dosen diharapkan mampu mendorong kualitas riset, pengabdian masyarakat, serta jejaring akademik nasional dan internasional, sejalan dengan visi pengembangan kampus menuju Universitas Muhammadiyah di masa mendatang.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tegaskan Komitmen Polri Dukung Kesetaraan Gender di Tanwir I Aisyiyah

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp DelikNTT.COM

+ Gabung

  • Bagikan